Kamis, 18 Oktober 2012
"As Long As You Love Me"
As long as you love me
We're under pressure,
Seven billion people in the world trying to fit in
Keep it together,
Smile on your face even though your heart is frowning
But hey now, you know, girl,
We both know it's a cruel world
But I will take my chances
As long as you love me
We could be starving, we could be homeless, we could be broke
As long as you love me
I'll be your platinum, I'll be your silver, I'll be your gold
As long as you love, love, love, love me (love me)
As long as you love, love, love, love me (love me)
I'll be your soldier,
Fighting every second of the day for your dreams, girl
I'll be your Hova
You can be my Destiny's Child on the scene girl
So don't stress, don't cry, we don't need no wings to fly
Just take my hand
As long as you love me
We could be starving, we could be homeless, we could be broke
As long as you love me
I'll be your platinum, I'll be your silver, I'll be your gold
As long as you love, love, love, love me (love me)
As long as you love, love, love, love me (love me)
[Big Sean]
Yo, B-I-G
I don't know if this makes sense, but you're my hallelujah
Give me a time and place, and I'll rendezvous, and I'll fly you to it,
I'll beat you there
Girl you know I got you
Us, trust...
A couple of things I can't spell without 'U'
Now we are on top of the world, 'cause that's just how we do
Used to tell me, "Sky's the limit", now the sky's our point of view (view)
Man now we stepping out like, "Whoa" (Oh God)
Cameras point and shoot (shoot)
Ask me what's my best side, I stand back and point at you
You, you the one that I argue with, I feel like I need a new girl to be bothered with,
But the grass ain't always greener on the other side,
It's green where you water it
So I know we got issues baby true, true, true,
But I'd rather work on this with you
Than to go ahead and start with someone new
As long as you love me
As long as you love me (Love me yeah yeah yeah)
We could be starving, we could be homeless, we could be broke
As long as you love me
I'll be your platinum, I'll be your silver, I'll be your gold
As long as you love, love, love, love me
As long as you love, love, love, love me
As long as you love, love, love, love me (I'll be your silver, I'll be your gold)
As long as you love, love, love, love me
As long as you love, love, love, love me
As long as you love me
"Penolakan" .....................................
"jangan pernah takut akan sesuatu, maka itu pasti akan terjadi"
gue merasa Tuhan sedang menghukum gue.
yaa.. penolakan..
bukan ditolak terhadap sesuatu yang diinginkan, melainkan lebih kejam. ditolak dalam pergaulan.
gue sensitif, gue perasa, dan gue tahu siapa yang suka dan tidak suka dengan sikap gue.
semua orang didunia ini MUNAFIK.
masuk dalam dunia perkuliahan adalah sesuatu yang paling gue takuti sekaligus paling diinginkan.
pertama, gue takut berpisah dengan teman-teman semasa sma, gue takut kehilangan eksistensi yang telah gue dapat semasa sekolah di SMP dan SMA, gue takut terhadap pergaulan yang harus gue bina dari 0 lagi.
tapii gue menunggu saat kuliah, dimana gue yakin Tuhan telah memberikan gue kesempatan lagi, dimana gue bisa memberikan sejuta senyuman untuk kedua orangtua.
tapi.. yaa, segala sesuatu yang ditakuti benar terjadi.
penolakan terhadap diri mulai terjadi. awalnya sulit untuk menerima, bahkan hingga detik ini sulti sekali diterima. menangis tiap malam rasanya juga beban tetap berat.
gue gatau apa yang salah sma diri gue sendiri.
masuk dunia psikologi sama aja masuk dunia IPA semasa SMA. hambaarr dan sulit berteman.
gue gatau apakah gue udah membuka diri atau belum, bahkan gue merasa membuka diripun percuma kalau gue udah ditolak dari awal.
gue ga bisa asik kalo ga ada yang mulai. ini salah gue??
gue takut berteman sama orang eksis. ini salah gue??
gue ga bisa terima kalo gue ga eksis. ini juga salah gue??
di smp maupun di sma gue terkenal pelupa, pikun, ceroboh, manja dan suka meminta maaf. ini jadi cirikhas gue selama bertahun-tahun. pacar gue sendiri mungkin udah hafal dengan sikap gue. gue mencoba untuk berubah menjadi anggun dan dewasa itu sulit.
ketika masuk kelas di kampus, ternyata gue menemukan orang yang sama persis dengan sikap gue, karena dia eksis, gue mencoba untuk bersikap dewasa dan ga mengeluarkan kelemahan" gue.
daan................ dia, si cewe yang cantik tapi suka ngomong maaf, heboh, menarik dan memiliki sikap hamipr sama dengan gue menjadi eksis dan semua mencap, bahwa itu telah menjadi sikap dia.
sejak saat itu gue menutup diri. entah kenapa.
rasanya takut untuk mengucapkan kata "maaf", takut bersikap polos, takut bertanya ketika gue lemot dan ga ngerti apa". seakan-akan gue seperti ngikutin dia.
ya penolakan akan sikap gue terjadi... gue harus berbuat apa?
pemenuhan eksistensi diri gue bener-bener ga ada
LAURA JADI PENDIEM? OH MAAN.. bukan gue banget!! tapi gue harus gimana?!
pemenuhan eksistensi diri gue bener-bener ga ada
LAURA JADI PENDIEM? OH MAAN.. bukan gue banget!! tapi gue harus gimana?!
gue terbuka hanya sama Chara, temen baru gue yang cukup pendiam padahal sebenernya dia baik dan asik! tapi entah sampai kapan pertemanan gue sama chara bakal bertahan.
penolakan kedua yang gue rasakan adalah
ketika gue melamar kepanitiaan ATM fakultas psikologi.
secara kebetulan dan suatu keberuntungan gue diterima sebagai BPH di acara FS UPM dan Sie transport di HIMAPSI, suatu kebanggaan banget buat gue. menyadari memiliki rumah yang sangat jauh dan akses kendaraan yang sulit, gue memutuskan untuk ga terlibat kepanitiaan apapun lagi, tapi daripada disuruh isi acara akhirnya gue memilih untuk jadi PIC, seksi paling ringan pekerjaanya.
ternyata eh ternyata, seksi PIC mengalami pembuangan anggota, dan ternyata gue dibuang (aduh bahasanya), mungkin karna gue waktu itu ga ikut rapat pertama atau mungkin memang ga kepilih.
yaaaaa, dibuang itu memang bukan gue yang menjadi satu-satunya orang yang dibuang, tapi jadi yang terbuang adalah penolakan gue untuk kesekiannya.
entah masih ada berapa penolakan lagi yang akan gue terima. siap? ga siaplaahh. secara selama ini gue sama sekali belom pernah mengalami penolakan dan menjadi 'ansos'. gue selalu mendapat jalan untuk menjadi eksis dan cukup dikenal orang.
selama ini gue selalu bersikap baik dan ramah kepada semua orang, bahkan gue slalu ngajak ngomong mereka yang merasa diansoskan oleh temen-temen gue, karna gue tau itu rasanya ga enak banget.
tapi Tuhan mungkin punya rencana baik dibalik ini semua.
Tuhan mungkin mau mengubah posisi gue, yaa roda selalu berputar kawan.
Tuhan mau supaya gue mendapat pelajaran, Tuhan mau supaya gue belajar dari diri gue sendiri, bagaimana gue harus bersikap, bagaimana cara gue mengatasi setiap masalah yang gue hadapi, sebelum gue menjadi seorang psikologi yang mengatasi dan memberikan saran kepada semua orang.
Tuhan ga akan memberikan cobaan yang berat bagi umatNya yang tidak mampu.
gue bersyukur masih punya kedua orang tua yang selalu mendukung gue, mereka bilang penolakan yang terjadi selalu ada tujuan sesudahnya, gue tau mereka khawatir dan takut gue depresi seprti kejadian 7 tahun silam dimana gue hampir dibawa ke psikologi karen masalah yang membuat gue depresi.
dan gue masih punya pacar, seseorang yang masih setia menemani gue, entah sampai kapan :')
yaa Lauraa. you can do it! be a strong girl! gue ga sendiri, gue hanya sedang diberi jarak oleh orang-orang yang akan menemani gue nanti ;') Tuhan itu baik!
*ternyata berpikir positif itu sulit yah*
Rabu, 17 Oktober 2012
PSIKOLOGI
PSIKOLOGI! dan IPA........................
kenapa yah ambil ini? ga pernah kepikiran sekalipun kalo gue bakal menekuni pendidikan ilmu psikologi.niat pertama waktu SMA adalah dokter. pas kelas 1 papa sampai bela-belain datang ke sekolah cuma demi melihat gue masuk IPA atau ngga, dan ternyata masuk!! waaahh gue gatau harus sedih atau atau bangga. di satu sisi semua tementemen gue mayoritas IPS, disatu sisi keinginan orangtua adalah masuk IPA dan kedokteran.
sebulan 2 bulan 3 bulan.. berjalan di kelas IPA gue mulai merasa ga nyaman. setia[ hari kerjaan gue cuma taro tas dan langsung ke kelas IPS dan itu gue lakukan selama 2 tahu penghabisan di masa SMA.
selama sekolah keinginan menjadi dokter mulai pupus. berbagai faktor mendorong gue untuk melepas itu semua.
ekonomi? ya.. mami dan papi emang sudah mempersiapkan tabungan untuk kuliah kedokteran, tetapi melihat ke depannyam gue ga berani ambil resiko. umur semakin tua, gue ga akan mengorbankan keringat orangtua gue untuk kedokteran yang gue sendiri ga terlalu berminat.
minat bakat?
gue ga takut dengan darah atau pun gue cuma geli sama kodok cicak dan ulat (?) hahahai
tapi kemampuan gue di IPA terlalu memaksa untuk masuk ke kedokteran. mungkin kalau gue lebih berusaha gue bisa, tapi selala 2 tahun di IPA aja gue ogah-ogahan, dan diri gue sendiri terlalu mau happy bukan mau serius.
itulah alasan kenapa gue mengurungkan diri mengambil kedokteran.
PR (pblic rlation) di London School
ini adalah pilihan kedua, setelah pupusnya kedokteran. ternyata ini ditentang habis-habisan. kata orang tua, yang ada gue tambah nakal kalau ambil jurusan ini, karena terlalu bebas dan santai.
PSIKOLOGI atmajaya
ini adalah pilihan orangtua. ga pernah sekalipun terbayan gue akan mengambil jurusan ini.
kerja apa nanti?! itu yang selalu ada dipikiran gue. tapi kata mami, seandainya tidak ada pekerjaan sekalipun, psikologi bisa diterapkan di rumah kepada keluarga, suami, dan anak kelak.\
gue berpikir..................... benar juga yah..
keadaan keluarga gue sendiri sebenernya ga harmonis, kedua orang tua sama-sama keras, mungkin dengan gue masuk psikologi, gue bisa lebih sabar menghadapi kenyataan yang ada dikeluarga gue dan yang ada di hidup gue.
buat gue ini semua jalan Tuhan.
penolakan yang akan gue terima berikutnya juga merupakan rencana Tuhan, tidak ada yang tahu. karena gue yakin Tuhan punya sejuta hadiah buat kita, kerja keras dan jerh payah kita, akan terasa kelak.
dengan menjadi psikolog, gue bisa memberikan 1 senyuman bahagia kepada orangtua gue, dengan masuknya gue ke atmajaya gue memciptakan 1 senyuman lagi buat mereka dan gue akan memciptakan sejuta senyuman lagi di bibir mereka.
PSIKOLOGY im comin' !
WELCOME UNIVERSITY
YAAA!
Gue sengaja buat blog ini disaat gue masuk dunia perkuliahan!
4 tahun akan gue jalanin di dunia yang lebih berat lagi.. let's see!
segala beban, keluh kesah, pertemanan, kemunafikan, kash sayang. Semua akan dituliskan disini. lihat apa yang terjadi selama 4 tahun ke depan :DFIRST BLOG!
ini blog pertama gue.. dari dulu gue itu gaptek dan ga pernah mencoba untuk lebih banyak tahu tentang teknologi informasi. tapi ngeliat temen-temen gue pada curhat di blog itu asik, gue coba deeh..
terlalu banyak cerita dalam hidup gue. mungkin dengan adanya blog ini, sedikit meringankan beban gue :)
terlalu banyak cerita dalam hidup gue. mungkin dengan adanya blog ini, sedikit meringankan beban gue :)
Langganan:
Komentar (Atom)



